Kamis, 19 September 2013

Nama      : m. solihin

            Pengalaman Saya sewaktu saya duduk di bangku SD ketika di sekolah sedang melakasanakan Mulid Nabi Muhammad SAW. Guru kami mengundang seorang Ustad untuk memberikan tausyiah kepada kami.
            Pada saat Ustad memberi pertanyaan pada murid-murid, kami disuruh angkat tangan ketika Pak Ustad memberikan pertanyaan. Saat itu Pak Ustad menanyakan tentang bacaan ayat pendek, lalu Saya tunjuk tangan dan Saya disuruh maju kedepan.
            Untuk mengawalinya saya pun membaca:
“Bismillahirrahmanirrahiim…”
Namun, tiba-tiba ayat yang tadinya saya amat sangat ingat, disaat yang tidak tepat Saya pun LUPA. Karena temna-teman Saya membuat Saya sangat gugup, Saya pun disuruh untuk duduk kembali, hanya itulah yang saya ucapkan ketika Saya maju kedepan.


>>>

lain kali saran Ms. Lupiss.. anggaap tunggul aja tuh temen-temennyaa...
Hadoooh, kalo Ms. Lupiss begitu, dah malu bukan kepaaalang!



Nama : Wiranti Nasution

            Pada saat HUT kemerdekaan Indonesia di tahun 2012 lalu, Aku didaftarkan oleh guruku untuk mengikuti perlombaan pembacaan UUD 1945 tanpa teks. Aku sangat gugup dan grogi. Akhirnya dengan dukungan orang tua, guru, dan teman-temanku , Aku berhasil melawan rasa grogiku. Aku tak menyangka bisa melawan rasa malu dan gugupku. Aku juga merasa heran saat pemilihan peserta final, Aku tidaklah segugup itu dan ternyata Aku terpilih menjadi peserta final.
            Diwaktu final, tak ku sangka dan tak terduga olehku para juri berkata, “Ranti, penampilanmku sangat bagus, suaramu tegas, titik komanya benar, kamu anak yang hebat”. Aku pun sangat senang mendengarnya.
            Pada saat detik-detik pengumuman pemenang, Aku pun deg-degan. Tak terbayangkan olehku apakah aku menang atau tidak. Beberapa jam kemudian protocol mengumumkan…
“Juara 3 putri adalah Arbi, Juara 2 putri adalah Ria, dan yang meraih Juara pertama adalah Ranti!!”
            Diwaktu final, tak ku sangka dan tak terduga olehku para juri berkata, “Ranti, penampilanmku sangat bagus, suaramu tegas, titik komanya benar, kamu anak yang hebat”. Aku pun sangat senang mendengarnya.
            Pada saat detik-detik pengumuman pemenang, Aku pun deg-degan. Tak terbayangkan olehku apakah aku menang atau tidak. Beberapa jam kemudian protocol mengumumkan…
“Juara 3 putri adalah Arbi, Juara 2 putri adalah Ria, dan yang meraih Juara pertama adalah Ranti!!”
            Spontan Aku pun melompat kegirangan. Aku berterimakasih atas dukungan yang telah diberikan orang tuaku, guruku, dan teman-temanku.
            Aku berterimakasih kepada Allah SWT atas ridho dan rahmat-NYA Aku sehat dan dapat memenangkan perlombaan itu. –YES-

Nama : Rafita Wardani

            Pengalaman saya yang sangat menyenangkan adalah pada saat Saya dan keluarga bertamasya ke kebun binatang yang berada di kota Medan. Saya melihat beragam binatang dari yang buas sampai yang jinak.
        Akan tetapi, yang lebih menyenangkan lagi Saya dan kakak Saya mengendarai Gajah. Rasanya Saya seperti sedang bermimpi. Saya benar-benar tidak menyangka Saya berani melakukan itu.

        Selesai melihat-lihat binatang. Saya dan keluarga Saya berangkat kembali ke Berastagi. Disana kami melihat pemandangan yang indah. Kami pun tak melewatkan kesempatan itu untuk berfoto-foto.
        Setelah itu, kami pun memutuskan untuk pulang. Sesampainya kami dirumah, Saya masih tidak percaya rasanya seperti sedang bermimpi. Ini adalah pengalaman yang menyenangkan di hidupku.


Nama : Muhammad Fitra

                Pengalaman Saya ketika saya mengikuti lomba Sepak Bola di Stabat. Pada saat itu saya bertanding antar kecamatan di Sumatera Utara. Saya dipilih menjadi pemain mewakili Kec. Brandan Barat. Saat itu Saya bertanding melawan kelompok sepak bola dari Tanjung Pura.

     Pada Saat melawan tim dari Tanjung  Pura, perlawanannya semakin sengit. Kami menyerang terus tanpa menyerah, hingga akhirnya kami mendapatkan GOL. Kedudukan skor kami pun menjadi 1-0. Skor 1 buat tim kami, dan 0 buat tim lawan. Kemudian pluit dibunyikan pertanda babak pertama pun habis.
     Pada babak kedua kami tidak patah semangat. Akhirnya kami pun memenangkan pertandingan itu. Kami sangat senang saat menjadi juara 1 antar kecamatan.
     Pada saat pulang, kami pun makan di Rumah Makan. Kami semua memesan Bakso, Nasi Goreng, dan lain-lain. Saya memesan Nasi Goreng. Saya sangat menyukai nasi goreng. Dalam hati, Saya merasa bangga telah menjadi bagian yang membanggakan Kec.  Brandan Barat pada pertandingan sepak bola tersebut.

     

Kamis, 05 September 2013




 Pengalaman tina..
<Murid yg mandiri.... :)>




Nama         : Tina Risnalda
                Pada hari Minggu saya dan teman-teman Saya bermain di kebun Bunga. Kebun itu adalah milik Kakek dan Nenek Saya, Saya dan teman-teman pergi kesana untuk membantu nenek menyiram bunga, bunga itu pun menjadi indah dan mekar. Saya dan teman-teman sangat menyukai bunga.
        Suatu hari saya ingin memiliki tanaman bunga sendiri. Saya pergi ketempat Nenek untuk meminta bunga untuk ditanam di rumah. Setelah itu saya mengambil bunga kesukaan saya. Ada yang berwarna merah, putih, ungu dan sebagainya. Setelah itu Saya menanamnya dirumah dan menyiramnya. Keesokan harinya saya menyiramnya kembali, agar tanaman bunga Saya terlihat indah dan segar. Saya selalu menjaga dan merawatnya setiap hari. Saya menjadi senang dan kupu-kupu pun beterbangan kian kemari kini Saya memiliki kebun bunga sendiri.

        Setelah itu teman-teman Saya datang intuk melihat kebun bunga Saya sendiri. Melihat teman-teman Saya yang senang dengan keindahan kebun bunga saya. Saya pun semakin ingin menjaganya selalu.


Pengalaman lucu si Rina..
<buat Ms. Lupiss ngekeh aja...>

Nama         : Rina Rinata

                Pada suatu hari tepatnya di Pangkalan Susu, di Desa Pintu Air. Ada penggantian pipa oleh Pertamina. Pada saat itu masuklah kendaraan berukuran besar dan panjang yang berisikan 3 buah pipa, dan kendaraan yang berukuran sedikit kecil lainnya yang digunakan sebagai alat untuk menganggkut tanah di pinggri jalan.


          Pada saat yang telah ditentukan dibongkarlah beberapa pipa yang lama untuk diganti dengan yang baru, karena pipa yang lama sudah mengalami pengkaratan. Saat itu para pekerja mulai bekerja, ada yang mengelas serta membongkar pipa. 


          Pada kesempatan itu, Aku pun melihat-lihat keramaian mereka bekerja. Tanpa sengaja, Aku melihat seorang pemuda yang masih remaja berkulit putih serta memiliki bentuk badan yang kurus. Seperti biasanya kalau cowok melihat cewek pandangannya ada yang biasa-biasa saja dan ada yang melihat dengan serius.

 Waktu itu si Pemuda seperti mencari-cari peerhatian sambil melirik dan senyum-senyum. Tak ku sangka dan tak ku duga setelah kulihat dengan begitu dekat ternyata si Pemuda itu memiliki gigi yang agak keluar alias tonggos. Sungguh waktu itu pengalaman yang lucu sampai-sampai Aku tertawa mengeluarkan airmata hingga sakit perut. Sungguh tak disengaja melihat hal seperti itu. Bukannya ku merasa sempurna atau ingin mengejek, namun hal itu sungguh mengagetkan ku, Aku mengira dari belakang “Si woon”, dilihat dari depan..”tawoon..” .
 Inilah pengalaman yang Aku alami.





Menceritakan kembali Pengalaman yang Unik 



 Pengalaman Nonadia tentang hadiah terindah...


Nama:        Nonadia
                Hal yang paling mengesankan bagi saya adalah diwaktu Saya berulang tahun yang ke-7 tahun. Saya diberikan hadiah dari Ayah dan Ibu. Hadiah itu sangat istimewa bagiku. Ibu dan Ayah memberikanku sepeda baru. Aku sangat terharu, padahal aku sangat sering membantah kepada kedua Orang tuaku. Akan tetapi mereka tetap sabar dan mengajariku tentang sopan santun. Pada saat itu lah Aku mengerti tentang sopan santun terhadap siapa pun.
        Disaat Aku memahami tentang makna kesopanan. Aku pun merasa bahwa orang tuaku tidak sia-sia mengajariku tentang hal tersebut. Saat itu Aku pun merasa sangat bahagia dan Aku berterimakasih kepada Ayah dan ibu yang telah membesarkanku dengan kasih sayang.
        Maafkanlah Aku ibu..
Maafkanlah Aku Ayah..
        Apabila Aku seringkali membantah setiap nasehat kalian..
Nasehat kalian sangat berguna bagiku..


Nb:
Nonadia...
ceritamu sudah sangat baik, diperlukan kejelasan dan penggunaan EYD yang benar yaa...