Dear..
my blogg..
yang udah besawang, terabaikan,, I'm so sorry -_-"
sudah 2 tahun.
...
Tak terasa Ms. lupis juga kan duduk dipelaminan (in sha Allah)..
...
jujur...
masih ada terbersit keraguan dihati. ketakutan tentang pernikahan menghantui..
kalau diceritakan kenapa Aku harus merasa segugup ini..
panjang sekali..
...
Kala hati ini ingin merajut asa yang terpendam, yang kiranya kian dicapai..
dari sekian kesakitan yang tlah ditahankan..
Namun, mengapa harus lagi putus tali temali yang tlah dirajut??
...
Ku mengira dengan menikah...
Aku akan bisa memulai hidupku yang baru dengan bahagia.
Benar sekali. Menikah itu adalah suatu ibadah..
Tapi, tidakklah sembarang menikah..
...
Bukan sembarang ada yang mau, langsung menikah..
Sedikit prepare sebelum menyesal kemudian hari apa salahnya? ya kan. Hidup itu tidak mudah seperti yang dibayangkan. Dikira indah..
Banyak dari teman-teman bahkan ornag-orang yang sudah terlebih dahulu menghadapi itu bercerita.. Menikah itu sangatlah manis.. tapi banyak yang menambahkan .."manis diawalnya saja.."
...
Aku..
merasakan semua itu mungkin saja benar. Mungkin saja tidak jika ia tak pandai-pandai menjaga keluarganya.
Aku yang berasal dari keluarga broken home. Aku yang telah melihat berbagai macam peliknya hidup rumah tangga yang dihadapi oleh orang lain. Tidak hanya itu, yang ku kira sangatlah harmonis.. ternyata tak kusangka ketika ku dengar sendiri dari pengakuannya apa yang telah dialaminya..
..
Ahh.. terlebih dipihak perempuan..
Lelaki terlihat sangat egois mengatur para perempuan dengan semena-mena. Bahkan banyak yang tidak bersyukur.. cantik pun,, kaya pun,, pandai masak pun.. masiih ada pula yang tak menghargai..
...
Aku tak sanggup memikirkannya.. Rasanya tak habis fikir. Nah, bagaimana dengan aku?
...
sesuai namaku.. Nona kurus yang kesepian. Dilahirkan dengan perasaan yang terabaikan.. yaah.. closing the last memories aja deh. Ntar blog ni banjir.. T_T
...
kembali ke soal menikah..
Hal yang ku takutkan dalam hidup adalah
1. PENGABAIAN
pengabaian yang tak ada habisnya kurasakan dalam hidup ini. Terkadang Aku lelah.. Tapi, sejenak tersadar Allah ada.. Allah gag tidur.. Allah masih peduli..
Aku takut kiranya diabaikan oleh suamiku.. semestinya aku sadar lelaki itu lebih banyak bergaul dengan temannya dibanding dengan pasangannya sendiri. Logikaku menyetujui itu, tapi hatiku sangatlah sakit mengetahui kenyataan yang ada. Mungkin.. karena kurang kasih sayang, kurang penghargaan yang didapat, untuk sekedar perhatian yang private akku butuh seseorang.. yang ku harap pasanganku lah yang bisa untuk pengganti teman. Kenapa? karena,jujur Aku tak percaya dengan istilah "teman". Hatiku tlah lama patah dengan istilah itu, dimanfaatkan, diabaikan, dikucilkan., ahh.. aku sudah kenyang dan CUKUP sekian TERIMAKASIH!!.
...
Maka, dari itu Aku ingin mendapatkan perhatian, kasih syanga, pengertian dan penghargaan sekaligus dari orang yang ku sayang yang ku harapkan itu berasal dari pasanganku sendiri. (kenapa dengan keluarga?...) ya... flashback. aku sangat berterimakasih sampai saat ini Aku bisa hidup bahagia.. tapi, entah kenapa ada sesuatu yang membuatku merasa kurang. Penghargaan akan diri ini.. apa pun yang ku kerjakan juga tak ada yang senang.. tak ada yang akan menanyakan tentang Aku yang tak punya keistimewaan apa-apa ini.. Tak kan ada yang peduli dengan Aku yang selalu salah dimata orang-orang
....
Sebenanrnya sikap ku ini pasti mengganggu pasanganku.. tak setiap saat ia harus bersamaku..
tak setiap saat pula ia akan menyenangkanku.. seringkali kami bertengkar.. dan entah kenapa makin bertambah pula sakit yang kurasa saat ini...
2. DITINGGALKAN
flashback lagi.. Aku kecil yang ditinggalkan.. begitu membekas perasaan dihati ini. Sehingga dingin, tak percaya akan orang lain. Sulit bagiku untuk percaya.. meski aku berusaha dengan sikap dan logikaku.. tetap saja hati ini dingin.. tak percaya.. merasa semua akan meninggalkanku begitu saja.. merasa semua mengabaikanku..
Traumatik yang ku alami ini ditambah dengan peristiwa yang ku alami sewaktu kecil dengan kehidupan sosial yang buruk ditambah kurangnya kasih sayang yang dirasakan. Membuatku sangat takut ditinggalkan orang... tidak hanya soal ditinggalkan pasangan.. Aku takut sekali ditinggalkan teman.. Ms.Lupiss kecil sudah kenyang dengan bully dan diacuhkan dikelompok pertemanan selama bertahun-tahun.. mengorbankan segala yang menyenangkan hanya buat teman semata. Hal itu tlah menjadikanku seperti ini... dan sayangnya yang paling menyakitkan yang membuat ketakutanku semakin parah saat itu adalah guruku sendiri.. Ah.. alangkah tidak bijaknya guru seperti itu.
....>>lupakan<<.....
Untuk menikah ini..
membuatku gugup memikirkan hal-hal aneh yang sebenarnya aku tak ingin sekali memikirkannya. Cuma dengan sekian banyak cerita rumah tangga yang kudengar.. dengan zaman sekarang yang sangat kejam.. membuat jantungku terus berdegup kencang. Bagaimana denganku?? T_T Aku berusaha menenangkan diri setiap kali aku mengingatnya.
aku trauma sekali dan sangt membenci orang yang meninggalkanku betapa sangat kecewanya aku dengan teman saja aku sampai stress..
...
Sungguh..
aku sangatlah penurut.. baik hati dan senang menyenangkan hati suami..
yang ku harapkan hanyalah..
suami yang dapat menyenangkanku jua..
membahagiakanku dengan setulus hatinya... tidak berkira-kira dengan apa yang telah diberikannya...
ia yang membimbingku kejalan Allah SWT yang benar...
yang berlembut-lembut omongannya terhadapku...
aku lah wanita yang istimewa nomor 2 dari ibu nya..
..
Mas..
Aku tak cemburu dengan teman-temanmu..
tapi, aku sangatlah kecewa bila sikapmu dengan temanmu berbeda dengan kepada ku..
Engkau yang sangat ramah dan royal kepada teman temanmu..
sedangkan kepadaku aku tak merasa begitu..
mengertilah aku...
..
Aku tak ingin mengorbankan hidupku lagi dengan kekecewaan-kekecewaan yang kurasakan..
...
AKU HANYA INGIN BAHAGIA...
..
apakah jalan menuju pernikahan kita akan sesulit itu?
...
banyak hal yang terjadi kini..
membuatku takut.. dan amat takut...